Sebelum menuju hal yang lebih rumit dari desain
grafis, kita harus mengerti apa itu desain apa itu grafis, dan apa yang
dimaksud desain grafis?
Pertama, Desain adalah proses atau perbuatan dengan
mengatur segala sesuatu sebelum bertindak atau merancang. Sedangkan Grafis
adalah titik atau garis yang berhubungan dengan cetak mencetak. Jadi, Desain
Grafis adalah kombinasi kompleks antara kata-kata, gambar, angka, grafik, foto
dan ilustrasi yang membutuhkan pemikiran khusus dari seorang individu yang
biasa menggabungkan elemen-elemen ini, sehingga dapat menghasilkan sesuatu yang
sangat berguna dalam bidang gambar.
Desain Grafis adalah cabang ilmu dari
seni Desain yang dalam perkembangannya Desain Grafis dibantu oleh komputer dalam
mendesain sebuah objek. Seni
desain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk di dalamnya
tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak. Proses
desain pada umumnya memperhitungkan aspek fungsi, estetik dan berbagai macam
aspek lainnya, yang biasanya datanya didapatkan dari riset, pemikiran,
brainstorming, maupun dari desain yang sudah ada sebelumnya.
Apakah
sebutan perancang grafis ini? Perancang grafis sering disebut dengan desainer
Grafis dalam bahasa Inggris yaitu Graphic Designer adalah profesi yang
menciptakan ilustrasi, tipografi, fotografi, atau grafis motion. Perancang
Grafis bertugas untuk menyampaikan sebuah informasi yang diinginkan oleh produk
/ klien dalam bentuk desain yang menarik. Seorang Desainer harus memiliki
minimal 7 ( tujuh ) Dimensi Keilmuan yaitu :
- Wawasan Teknologi
- Wawasan Sains
- Wawasan Seni
- Wawasan Sosial Dan Budaya
- Wawasan
Filsafat Dan Etika
Point satu sampai lima digunakan untuk mengetahui cakupan hasil karya yang dituju sesuai dengan target tertentu. - Kemampuan
olah nirmana
Dipakai untuk membuat hasil karya grafis yang menarik sekaligus mempunyai fungsi dan manfaat yang sesuai.
7. Software Desain
Grafis
Unsur dalam desain grafis tersebut adalah termasuk
shape, bentuk (form), tekstur, garis, ruang, dan warna) membentuk prinsip-prinsip
dasar desain visual. Prinsip-prinsip tersebut, seperti keseimbangan (balance),
ritme(rhythm), tekanan (emphasis), proporsi ("proportion") dan kesatuan (unity),
kemudian membentuk aspek struktural komposisi yang lebih luas.
Pada desain grafis, desain dibagi menjadi 2
kelompok yakni desain bitmap dan vector
a.
Grafis Bitmap
Grafis desain bitmap dibentuk dengan raster / pixel / dot / titik /point koordinat.
Semakin banyak jumlah titik yang membentuk suatu grafis
bitmap berarti semakin
tinggi tingkat kerapatannya.
Hal ini menyebabkan semakin halus citra grafis, tetapi
kapasitas filenya semakin
besar.
Beberapa grafis bitmap dapat ditemui di file komputer,
yaitu file komputer yang berekstensi :
.bmp, .jpg, .tif, .gif, dan .pcx. Grafis
ini biasa
digunakan untuk kepentingan
foto-foto digital.
Program aplikasi grafis yang berbasis bitmap,
antara lain : Adobe Photoshop, Corel
Photopaint, Microsoft Photo
Editor dan Macromedia Fireworks. Semua program tersebut
Menawarkan kemudahan
dan kelengkapan fiturnya.
b. Grafis Vector
Grafis ini tidak tergantung pada banyaknya pixel
penyusunnya dan kondisi monitor
karena tampilan vektor
tersusun atas garis-garis. Tampilan akan terlihat jelas meskipun
dilakukan pembesaran. Penggunaan
titik-titik koordinat dan rumus-rumus tertentu
dapat menciptakan
bermacam-macam bentuk grafis, seperti lingkaran, segitiga, bujur
sangkar dan poligon.
Program
aplikasi grafis yang berbasis vektor antara lain : CorelDraw,
Macromedia
Free hand, Adobe
Illustrator dan Micrografx Designer. Dan tiap-tiap masing nya program
menghasilkan formatnya sendiri – sendiri : CDR, .AI, .SVG, .EPS, dll.
Perbedaan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar